- Back to Home »
- Pengertian dan Bagian - bagian pada prosesor
Posted by : Unknown
Selasa, 12 November 2013
Pengertian & Bagian - bagian pada Prosesor
·
Prosesor adalah otak dari semua proses
pengolahan data yang terjadi pada komputer. Semakin tinggi rating nilai
kecepatan prosesor tersebut maka semakin baik pula kinerja komputer dalam
melakukan proses dan pengolahan data. Misalnya saja, saat komputer melakukan
loading sistem operasi. Tidak jarang juga prosesor dijadikan patokan
spesifikasi pada sebuah komputer. Jadi jika kita memakai prosesor yang
berkecepatan tinggi tentu akan lebih baik jika didukung dengan RAM dan VGA yang
berkapasitas besar.
·
Fungsi utama dari CPU yaitu melakukan
operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil
dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui
beberapa perangkat keras, seperti keyboard maupun mouse. CPU tentunya
memiliki komponen-komponen yang menyusunnya. ALU dan CU merupakan komponen dari
CPU.
ALU (Arithmetic Logic Unit)
Jika CPU diasumsikan sebagai otaknya komputer, maka ada suatu alat
lain di dalam CPU tersebut yang kenal dengan nama Arithmetic Logical Unit (ALU)
, ALU inilah yang berfikir untuk menjalankan perintah yang diberikan kepada CPU
tersebut. ALU
adalah unit yang bertugas untuk melakukan operasi aritmetika dan operasi logika
berdasar instruksi yang ditentukan. ALU sendiri memiliki berbagai komponen
elektronika didalamnya, yaitu berupa sekumpulan transistor yang dikenal dengan
nama logic gate. Logic gate inilah yang berfungsi untuk melaksanakan operasi
aritmatika dan operasi logika. Contoh operasi aritmatika adalah operasi
penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND
dan OR. ALU sering di sebut mesin bahasa karena bagian ini ALU
terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang
masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.
Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika
(matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua
operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang
digunakan disebut adder.
Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi
logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan
dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu yaitu :
a. sama dengan (=)
b. tidak sama dengan (< >)
c. kurang dari (<)
d. kurang atau sama dengan dari (<=)
e. lebih besar dari (>)
f. lebih besar atau sama dengan dari (>=) -Fungsi-fungsi yang didefinisikan pada
ALU adalah add (penjumlahan), addu (penjumlahan tidak bertanda),
sub (pengurangan), subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor,
sll (shift left logical), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic),
dan lain-lain.
CU (Control Unit)
·
Unit kontrol (bahasa
Inggris: Control Unit - CU) adalah salah satu bagian
dari CPU yang bertugas untuk memberikan arahan/kendali/ kontrol
terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical Unit) di
dalam CPU tersebut. Tanggung jawab dari unit kontrol adalah mengambil
intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka
unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU. Hasil dari pengolahan
data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada
saatnya akan disajikan ke alat output. Output dari CU ini akan mengatur
aktivitas dari bagian lainnya dari perangkat CPU tersebut.
Pada awal-awal desain komputer, CU diimplementasikan sebagai
ad-hoc logic yang susah untuk didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai
sebuah microprogram yang disimpan di dalam tempat penyimpanan kontrol (control
store). Beberapa word dari microprogram dipilih oleh microsequencer dan bit
yang datang dari word-word tersebut akan secara langsung mengontrol
bagian-bagian berbeda dari perangkat tersebut, termasuk diantaranya adalah
register, ALU, register instruksi, bus dan peralatan input dan output di luar
chip. Pada komputer modern, setiap subsistem ini telah memiliki kontrolernya
masing-masing, dengan CU sebagai pemantaunya (supervisor).
Tugas dari CU adalah sebagai berikut:
·
Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan
output.
·
Mengambil instruksi-instruksi dari memori
utama.
·
Mengambil data dari memori utama kalau
diperlukan oleh proses.
·
Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan
aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja.
·
Menyimpan hasil proses ke memori utama.
Macam-macam CU (Control Unit) :
·
Single-Cycle CU
Proses di CU ini hanya terjadi dalam satu clock cycle,
artinya setiap instruksi ada pada satu cycle, maka dari itu tidak
memerlukan state. Dengan demikian fungsi boolean
masing-masing control linehanya merupakan fungsi dari opcode saja. Clock
cycle harus mempunyai panjang yang sama untuk setiap jenis instruksi. Ada
dua bagian pada unit kontrol ini, yaitu proses
men-decode opcode untuk mengelompokkannya menjadi 4 macam instruksi
(yaitu di gerbang AND), dan pemberian sinyal kontrol berdasarkan jenis
instruksinya (yaitu gerbang OR). Keempat jenis instruksi adalah “R-format”
(berhubungan dengan register), “lw” (membaca memori), “sw” (menulis ke memori),
dan “beq” (branching). Sinyal kontrol yang dihasilkan bergantung pada jenis
instruksinya. Misalnya jika melibatkan memori ”R-format” atau ”lw” maka akan
sinyal ”Regwrite” akan aktif. Hal lain jika melibatkan memori “lw” atau “sw”
maka akan diberi sinyal kontrol ke ALU, yaitu “ALUSrc”.
Desain single-cycle ini lebih dapat bekerja dengan baik dan benar tetapi cycle ini
tidak efisien.
·
Multi-Cycle CU
Berbeda dengan unit kontrol yang single-cycle, unit kontrol
yang multi-cycle lebih memiliki banyak fungsi. Dengan
memperhatikan state dan opcode, fungsi boolean dari
masing-masing output control line dapat ditentukan.
Masing-masingnya akan menjadi fungsi dari 10 buah input logic. Jadi akan
terdapat banyak fungsi boolean, dan masing-masingnya tidak sederhana.
Pada cycle ini, sinyal kontrol tidak lagi ditentukan dengan melihat
pada bit-bit instruksinya. Bit-bit opcode memberitahukan operasi apa
yang selanjutnya akan dijalankan CPU; bukan instruksi cycle selanjutnya.
Register Register prosesor inilah yang digunakan untuk
melakukan macam2 operasi. Misalnya c = a + b, maka register “eax” akan me-load
nilai dari “a” (di memory), kemudian pada register “eax” ditambahkan nilai dari
“b”, lalu “eax” ditulis ke memory pada posisi variabel “c”Register terbagi
dalam berbagai kelas:· Register Data, digunakan untuk menyimpan
angka-angka dalam bilangan bulat (integer)
Jenis – jenis Register
- Register data, yang digunakan untuk menyimpan angka-angka dalam bilangan bulat
(integer).
- Register alamat, yang digunakan untuk menyimpan alamat-alamat memori dan juga untuk
mengakses memori.
- Register general purpose, yang dapat digunakan untuk menyimpan angka dan
alamat secara sekaligus.
- Register floating-point, yang digunakan untuk menyimpan angka-angka
bilangan titik mengambang.
- Register konstanta (constant register), yang digunakan
untuk menyimpan angka-angka tetap yang hanya dapat dibaca (bersifat read-only),
semacam phi, null, true, false dan
lainnya.
- Register vektor, yang digunakan untuk menyimpan hasil pemrosesan vektor yang
dilakukan oleh prosesor SIMD.
- Register yang spesifik terhadap model mesin (machine-specific
register), dalam beberapa arsitektur tertentu, digunakan untuk
menyimpan data atau pengaturan yang berkaitan dengan prosesor itu sendiri.
Karena arti dari setiap register langsung dimasukkan ke dalam desain
prosesor tertentu saja, mungkin register jenis ini tidak menjadi standar
antara generasi prosesor.
§ Register special
purpose yang dapat digunakan untuk menyimpan data internal prosesor, seperti
halnya instruction pointer, stack pointer, dan status register.
·
CPU
interconenction (BUS),
adalah sistem koneksi yang menghubungkan begian-bagian dalam CPU dan juga koneksi CPU keluar seperti ke RAM, perangkat input-output dan ke Slot ekspansi (PCI)
adalah sistem koneksi yang menghubungkan begian-bagian dalam CPU dan juga koneksi CPU keluar seperti ke RAM, perangkat input-output dan ke Slot ekspansi (PCI)
·
Cache memory adalah memory
berukuran kecil berkecepatan tinggi yang berfungsi untuk menyimpan sementara
instruksi dan/atau data (informasi) yang diperlukan oleh prosesor. Boleh
dikatakan bahwa cache memory ini adalah memory internal prosesor. Cache memory
ini berbasis SRAM yang secara fisik berukuran kecil dan kapasitas tampung
datanya juga kecil atau sedikit. Pada saat ini, cache memory ada 3 jenis, yaitu
L1 cache, L2 cache, dan L3 cache.
Level Memori Cache
Cache memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3.
• Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.
• Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.
• Cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
• L1 CACHE, L2 CACHE, L3 CACHE
• L1 dan L2 Cache adalah memori sementara pada processor. Jadi ketika komputer dimatikan, maka ingatan yang ada pada processor pun akan hilang. L1 dan L2 mempunyai fungsi dan perbedaan, diantaranya adalah.
Fungsi Cache L1, L2, dan L3
• Fungsi Cache L1:
Sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
Cache memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3.
• Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.
• Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.
• Cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
• L1 CACHE, L2 CACHE, L3 CACHE
• L1 dan L2 Cache adalah memori sementara pada processor. Jadi ketika komputer dimatikan, maka ingatan yang ada pada processor pun akan hilang. L1 dan L2 mempunyai fungsi dan perbedaan, diantaranya adalah.
Fungsi Cache L1, L2, dan L3
• Fungsi Cache L1:
Sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
• Fungsi
Cache L2:
Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.
• Fungsi Cache L3 :
L3 cache memori khusus yang bekerja tangan-di-tangan dengan L1 dan L2 cache untuk meningkatkan kinerja komputer. L1, L2 dan L3 cache yangpemrosesan komputer unit ( CPU ) cache, ayat-ayat jenis lain dalam sistem cache seperti hard disk cache
Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.
• Fungsi Cache L3 :
L3 cache memori khusus yang bekerja tangan-di-tangan dengan L1 dan L2 cache untuk meningkatkan kinerja komputer. L1, L2 dan L3 cache yangpemrosesan komputer unit ( CPU ) cache, ayat-ayat jenis lain dalam sistem cache seperti hard disk cache
Cara Kerja
Memori Cache
Jika prosesor membutuhkan
suatu data, pertama-tama ia akan mencarinya pada cache. Jika data ditemukan,
prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika
data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang
kecepatannya lebih rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang
dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat
dikurangi. Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor
menjadi lebih efisien. Selain itu kapasitas memori cache yang semakin besar
juga akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan.
Dua jenis
cache yang sering digunakan dalam dunia komputer adalah memory caching dan disk
caching. Implementasinya dapat berupa sebuah bagian khusus dari memori utama
komputer atau sebuah media penyimpanan data khusus yang berkecepatan tinggi.
Implementasi
memory caching sering disebut sebagai memory cache dan tersusun dari memori
komputer jenis SDRAM yang berkecepatan tinggi. Sedangkan implementasi disk
caching menggunakan sebagian dari memori komputer.
Cara
Kerja Memori Cache
Jika
prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama ia akan mencarinya pada cache.
Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat
kecil. Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan,prosesor akan mencarinya
pada RAM yang kecepatannya lebih rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan
data yang dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat
dapat dikurangi. Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja
prosesor menjadi lebih efisien. Selain itu kapasitas memori cache yang semakin
besar juga akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan.
Dua
jenis cache yang sering digunakan dalam dunia komputer adalah memory caching
dan disk caching. Implementasinya dapat berupa sebuah bagian khusus dari memori
utama komputer atau sebuah media penyimpanan data khusus yang berkecepatan
tinggi.
Implementasi
memory caching sering disebut sebagai memory cache dan tersusun dari memori
komputer jenis SDRAM yang berkecepatan tinggi. Sedangkan implementasi disk
caching menggunakan sebagian dari memori komputer.